Anies Baswedan Tegas Menyatakan Tidak Terlibat dalam Pendirian Partai Perubahan Atau Ormas

Anies Baswedan Klarifikasi Terkait Ormas dan Partai Perubahan Yang Mencatut Namanya. [SS. Ch. YT/@aniesbaswedan]

GNPR NEWS,  Jakarta – Mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, secara tegas menyatakan bahwa dirinya tidak terlibat dalam pendirian Partai Perubahan. Dalam sebuah wawancara di salah satu program acara Kompas TV yang diunggah melalui kanal YouTube (sabtu, 30 November 2024), Anies menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak ada kaitannya dengan partai tersebut, tidak pernah menjadi bagian dari Partai Perubahan, serta tidak menyetujui pendiriannya. Pernyataan ini disampaikan untuk meluruskan berbagai spekulasi yang beredar di masyarakat terkait keterlibatannya dalam partai tersebut.

Dalam video yang diunggah di kanal YouTube resminya, Anies juga menanggapi beredarnya formulir pendaftaran partai atau organisasi masyarakat (ormas) yang dikaitkan dengan dirinya. Ia menegaskan bahwa semua itu bukan berasal darinya dan merupakan inisiatif dari sebagian pihak. Anies mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dan kritis terhadap informasi yang beredar, terutama yang mencatut namanya tanpa izin dan persetujuan langsung dari dirinya.

Lebih lanjut, dalam salah satu acara yang pernah ia hadiri, Anies juga menegaskan bahwa pendirian partai perubahan atau ormas yang menggunakan namanya serta foto pribadinya seharusnya dilakukan dengan izin dan persetujuannya. Hal ini sebagai bentuk kehati-hatian agar tidak terjadi kesalahpahaman dan penyalahgunaan nama dalam dunia politik dan sosial.

Terkait dengan wacana untuk mendirikan ormas atau partai baru, Anies mengatakan bahwa pihaknya akan mempersiapkan segala sesuatu dengan matang jika hal itu diperlukan, namun ia menegaskan bahwa dalam mengambil keputusan mengenai hal ini dirinya tidak ingin terburu-buru.

Di sisi lain, menurut Purwanto, sejauh ini, satu-satunya wadah perjuangan perubahan yang mendapatkan dukungan dari Anies Baswedan adalah Gerakan Nasional Perubahan (GNPR). Secara pribadi, Anies telah memberikan ucapan selamat dan dukungan terhadap terbentuknya GNPR sebagai wadah besar kolaborasi gerakan nasional perubahan di berbagai wilayah Indonesia. Dukungan ini ia sampaikan melalui video yang telah diupload di channel Youtube GNPR FOR INDONESIA.

GNPR sendiri digagas oleh seorang aktivis politik dan sosial, Purwanto, yang akrab disapa Bang Pur. Sebagai Koordinator Nasional (Koornas) GNPR. Bang Pur juga menegaskan bahwa hingga saat ini, Anies Baswedan belum mendirikan partai politik atau organisasi masyarakat apa pun. Menurutnya, partai dan ormas yang telah dideklarasikan merupakan inisiatif dari relawan dan tidak ada hubungannya dengan Anies Baswedan.

Oleh Karena masih maraknya diskusi di berbagai grup WhatsApp terkait Partai Perubahan dan ormas yang dikaitkan dengan Anies Baswedan, Bang Pur kembali menegaskan bahwa Anies tidak mendirikan atau menjadi bagian dari partai maupun ormas tersebut. Semua gerakan yang muncul dibangun atas dasar inisiatif relawan. Anies hanya memberikan dukungan selama gerakan tersebut memiliki niat dan nawacita yang baik dan selaras dengan visi perubahan yang ia perjuangkan.

Bang Pur juga mengingatkan kepada seluruh relawan dan masyarakat agar tidak mudah terkecoh oleh berbagai informasi yang beredar di media sosial dan grup whatsapp. Ia menekankan pentingnya verifikasi informasi sebelum menyebarkan atau mempercayai suatu berita yang berkaitan dengan Anies Baswedan. Pernyataan ini ia sampaikan melalui pesan WhatsApp kepada tim media GNPR pusat (Minggu, 2 Februari 2025) Pukul 20.58 Wib.

Dengan pernyataan tegas dari Anies Baswedan dan klarifikasi dari Bang Pur, diharapkan masyarakat dapat memahami posisi Anies terkait isu Partai Perubahan dan berbagai organisasi yang dikaitkan dengannya. Sikap kehati-hatian dan ketelitian dalam menerima informasi sangat diperlukan agar tidak terjadi kesalahpahaman di tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Editor: Rahim Paramata